Pada awalnya teknologi internet dikembangkan
dikembangkan dan digunakan oleh pihak militer, dalam hal ini Departemen
Pertahanan Amerika Serikat, yang secara khusus membidangi penganan dan
pengelolaan informasi secara rahasia bernama DARPA dengan hasil riset yang
diperoleh berupa jaringan ARPANET. ARPANET digunakan oleh kalangan militer
Amerika Serikat untuk saling bertukar informasi antara pusat komando dengan
pasukan di lapangan tanpa diketahui dan disadap oleh musuh. Informasi yang
dapat disadap oleh jaringan ini berupa teks, gambar, gambar bergerak, suara dan
informasi lainnya yang berguna untuk militer. Konsep inilah yang diambil dan
kemudian melahirkan teknologi jaringan internet yang digunakan oleh kalangan
sipil.
Di kalangan sipil, pemanfaatan teknologi internet
dimulai sekitar tahun 1993. Pada saat itu, Tim Berners-Lee dan peneliti lainnya
tergabung dalam sebuah wadah yaitu European Particle Physics Lab, dalam sebuah
institusi bernama CERN (Consei European pour la Recherche Nucleaire) di Geneva
Swiss. Teknik yang dikembangkan yaitu membagi dan menshare data antar komputer
dengan menggunakan sebuah hypertext yang dapat diakses oleh sebuah program baru
yang dapat membaca dokumen-dokumen yang menggunakan format hypertext.
Beberapa kode-kode khusus disisipkan pada program
baru ini, agar program baru ini dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan.
Kode-kode yang disisipkan pada sebuah program baru ini kemudian dikenal dengan
nama tag-tag dan program baru ini kemudian dikenal dengan nama browser. Browser
inilah yang kelak merupakan software standart yang digunakan untuk mengakses
sebuah informasi dalam jaringan internet.
Program baru yang berhasil dikembangkan oleh
Berners-Lee, telah disisipkan kode-kode khusus yang berfungsi untuk membaca
dokumen dengan format hypertext. Kemudian kemampuan browser terus ditingkatkan
seiring dengan kebutuhan, diantaranya kemampuan untuk melompat dari dokumen
satu ke dokumen yang lainnya (link).
Selain digunakan untuk mencari dokumen antara
dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, internet juga dapat digunakan untuk
menyimpan program, database,
dan lain-lain yang sifatnya Freeware atau
gratisan. Istilah yang sangat populer digunakan adalah downloads, seperti
program-program opensource linux, FreeBSD, Solaris, dan sebagainya. Sedangkan
untuk media penyimpanan record atau database dapat menggunakan MySQL.
Media internet juga dapat digunakan sebagai salah
satu media promosi dan hiburan, olahraga, sport, film dan lain-lain. Tetapi
yang tidak kalah menariknya, internet digunakan sebagai alat transaksi
perbankan, pelayanan publik, pendidikan sampai dengan info kesehatan, bahkan
bisnis. Lahirlah teknologi-teknologi baru dibidang pemanfaatan dan pemberdayaan
jaringan internet seperti e-government untuk pemerintahan, e-business untuk
dunia usaha, e-leaning untuk dunia pendidikan dan e-commerce untuk bisnis. Cara
kerja dari teknologi internet tersebut hamper sama, perbedaannya terletak pada
fungsi yang dihasilkan tiap-tiap teknologi internet tersebut. Misalnya untuk
e-government informasi yang ditampilkan berupa layanan pemerintah kepada
masyarakat. Sebut saja layanan pembuatan KTP secara online, dan lain
sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar